I.
HARI, TANGGAL
PERCOBAAN
22 Oktober 2014
II.
HARI, TANGGAL
LAPORAN
29 Oktober 2014
III.
TUJUAN
Siswa dapat melaksanakan proses
elektroplating
IV.
TEORI DASAR
Elektroplating
disebut juga penyepuhan, dimaksudkan untuk melindungi logam terhadap korosi
atau untuk memperbaiki penampilan. Pada proses ini, logam yang akan disepuh
dijadikan katoda dan logam penyepuhnya sebagai anoda. Kedua elektroda ini
dicelupkan dalam larutan elektrolit garam dari logam penyepuh. Pada proses
penyepuhan, di katoda akan terjadi pengendapan logam penyepuh dan anodanya akan
larut terus menerus.
Jenis
larutan elektrolit yang dipakai dalam elektroplating ialah elektrolit asam,
netral dan basa. Dinamakan larutan elektrolit sebab dapat menghantarkan arus
listrik.
V.
ALAT
1.
Gelas piala
|
8.
Pemanas
|
2.
Pipet tetes
|
9.
Corong
|
3.
Gelas ukur
|
10.
Timbangan
|
4.
Statif
|
11.
Amplas
|
5.
Kabel
|
12.
Thermometer
|
6.
Penjepit mulut buaya
|
13.
Sumber arus
|
7.
Elektroda
|
14.
Tali/kawat
|
VI.
BAHAN
1.
Lempengan logam
|
2.
NaOH
|
3.
H2SO4
|
4.
Na2CO3
|
5.
CuSO4
|
|
VII.
PROSEDUR
A.Tahap Pengerjaan Awal
v Pembersihan
Secara Mekanik
1.
Amplas
permukaan benda kerja, hingga halus dan hilang karat yang menempel padabenda
kerja
2.
Celupkan benda
kerja ke dalam air
v Pembersihan
Lemak dan Minyak
1.
Pembuatan
larutan pencuci lemak dan minyak
Campurkan 3,21 gram NaOH dan 6,25 gram Na2CO3
kemudian larutkan dan tambahkan air hingga volumenya 250 ml
2.
Cara
menghilangkan lemak dan minyak :
Celupkan benda kerja yang telah diamplas dalam
larutan pencuci lemak dan minyak yang telah dipanaskan pada suhu 70˚C selama 15
menit
v Pembersihan Karat
1.
Pembuatan
larutan penghilang karat
Campurkan 10 ml H2SO4 pekat
dan larutkan dalam 40 ml aquades
2.
Penghilangan
karat
Celupkan benda kerja dalam larutan pencuci karat
selama 15 menit pada suhu 40˚C – 60˚C
v Pembilasan dan
Penimbangan
1.
Setelah dicuci denganpencuci
alkali dan pencuci karat, bilas dalam aquades sehingga lempeng bersih dari
karat maupun lemak dan minyak
2.
Selanjutnya
keringkan lalu timbang berat awalnya
B, Tahap Pelapisan
v Pembuatan
Larutan Elektrolit
Campurkan 20 ml larutan CuSO4 2M dan tambahkan
larutan H2SO4 10% hingga pH larutan terukur 1
v Proses
Elektroplating
1.
Hubungkan anoda
dengan kutub positif pada sumber arus, dan katoda pada kutub negative.
2.
Anoda yang
digunakan adalah logam tembaga dam katodanya adalah lempeng besi (benda kerja)
3.
Celupkan anoda
dan katoda pada larutan elektrolit dan alirkan arus 1 Ampere selama 10 menit
4.
Putuskan arus
dan angkat logam kerja, keringkan kemudian timbang
VIII.
DATA PENGAMATAN
KETERANGAN
|
HASIL
PENGAMATAN
|
1. Bentuk benda
kerja
|
Kunci dan ada lubang di tengahnya
|
2. Keadaan benda
kerja sebelum di plating
|
Warnanya perak dan ada karatnya
sedikit
|
3. Keadaan benda
kerja setelah di plating
|
Warnanya menjadi coklat kemerahan
seperti warna lempeng tembaga dan ada warna hitamnya sedikit.
|
4. Hasil
pelapisan pada benda kerja
|
Terlapisi 100%, Pelapisannya merata,
warnanya merata dan tidak rapuh
|
5. Berat benda
kerja sebelum pelapisan
|
7,7450 gram
|
6. Berat benda
kerja setelah pelapisan
|
7,7678 gram
|
7. Perkiraan
luas benda kerja yang terlapisi
|
7,892 cm2
|
IX.
PEMBAHASAN
Sifat
besi adalah mudah mengalami korosi ketika kontak dengan udara. Oleh karena itu
perlu adanya pelapisan dengan logam lain agar besi tidak mudah mengalami
korosi. Sifat besi yang pada dasarnya rentan terhadap korosi maka sebelum
dilakukan electroplating perlu adanya pembersihan permukaan lempeng tersebut.
Pada tahap pengerjaan awal dilakukan
proses pembersihan lempeng besi. Proses pembersihan lempeng besi dilakukan
dalam tiga tahap yaitu pembersihan secara mekanik, pembersihan lemak dan
minyak, serta pembersihan karat. Proses pembersihan karat dilakukan dengan
menggunakan amplas, yang mana pada tahap ini pengamplasan bertujuan untuk
menghilangkan sebagian karat dan juga memperhalus permukaan lempeng.
Penghalusan lempeng bertujuan agar hasil pelapisan bias rata dan juga halus sehingga
bias tampak lebih indah. Penghilangan karat pada tahap ini hanya sebagian saja
yang bias dihilangkan. Oleh karena itu pada tahap selanjutnya akan dibersihkan
lagi.
Penghilangan
lemak dan minyak dilakukan dengan mencelupkan lempeng yang telah halus kedalam
larutan alkali.yang terdiri dari campuran NaOH dan Na2CO3.
NaOH pada tahap ini berfungsi untuk menyabunkan lemak dan minyak yang menempel
pada lempeng besi. Ketika lipid telah tersabunkan maka secara otomatis akan
terlepas dari lempeng dan terlarut dalam larutan pencuci. Pada proses ini
terlihat adanya lapisan-lapisan tipis lemak dan minyak yang terapung di
permukaan larutan. Lemak dan minyak ini dihilangkan dengan tujuan agar tidak
mengurangi daya hantar listrik dan juga permukaan kontak antara logam dasar
dengan logam pelapis.
Larutan
pencuci yang digunakan untuk menghilangkan karat yaitu terdiri dari 10% H2SO4.
Asam sulfat merupakan asam yang sangat kuat sehingga mampu memutuskan ikatan
antara logam dan oksidanya. Pada tahap ini peristiwa yang bisa diamati adalah
terjadinya gelembung-gelembung dalam larutan dan juga larutan menajdi warna
keruh akibat karat besi yang terlepas dari lempeng besi. Penghilangan karat ini
bertujuan agar lapisan yang terbentuk relative lebih kuat dan tidak mudah
mengelupas.
Pada
tahap pelapisan, lempeng besi yang ditempatkan pada posisi katoda dan tembaga
pada posisi anoda menyebabkan terbentuknya lapisan pada bagian katoda (bahan
kerja). Pada praktikum ini kita menggunakan larutan elektrolit asam yang
terdiri dari CuSO4 dan H2SO4. pH yang terukur
pada larutan ini adalah 1.
Pada
saat arus mengalir, maka akan terjadi reaksi kimia dalam system, yang mana ion
postif dalam larutan akan bergerak mendekati kutub negative (katoda) dan ion
negative akan bergerak mendekati kutub positif (anoda). Rekasi reduksi terjadi
dikatoda dan reaksi oksidasi terjadi di anoda. Dalam hal ini, tembaga yang kita
gunakan sebagai anoda akan mengalami oksidasi sehingga melepaskan elektronnya.
Sementara lempeng besi akan mengalami reduksi sehingga akan menerima electron.
Hasil
pelapisan yang kita lakukan memiliki permukaan yang halus dan tidak mudah terlepas.
Warna yang tebentuk adalah warna tembaga karena pelapisnya yang kita gunakan
adalah tembaga. Sementara itu, hasil yang kita peroleh sangat tergantung pada
beberapa factor yaitu Arus yang mengalir, pH, dan konsentrasi larutan, serta
logam dasar itu sendiri.
X.
KESIMPULAN
Elektroplating
disebut juga penyepuhan, dimaksudkan untuk melindungi logam terhadap korosi
atau untuk memperbaiki penampilan. Pada proses ini, logam yang akan disepuh
dijadikan katoda dan logam penyepuhnya sebagai anoda. Kedua elektroda ini
dicelupkan dalam larutan elektrolit garam dari logam penyepuh. Pada proses
penyepuhan, di katoda akan terjadi pengendapan logam penyepuh dan anodanya akan
larut terus menerus.
Daftar Pustaka
Dailami, Muhammad. 2010. Laporan Praktikum Elektrokimia, Elektroplating Lempeng Besi (Fe) dengan
Logam Tembaga. http://kimiaunipa.blogspot.com/2010/06/laporan-elektrokimia.html
download at: 25 Oktober 2014 09:54
am
Ariyanti, Titik. 2013. Elektroplating. http://titikariyanti.blogspot.com/2013/02/elektroplating.html download at: 25 Oktober 2014 09:56 am
Fathur, Wawan. 2013. Laporan Praktek Pelapisan. http://awankboys.blogspot.com/2011/07/laporan-praktek-pelapisan.html download at: 25 Oktober 2014 10:00 am

Tidak ada komentar:
Posting Komentar